Cacar : sejarah dan mitos
4 Feb, 2026 | Yulbrin Manurung | No Comments
Cacar : sejarah dan mitos
Cacar : sejarah dan mitos
Cacar, Penyakit yang Pernah Ditakuti Seluruh Dunia
Sebelum antibiotik, vaksin modern, dan sistem kesehatan global berkembang, cacar adalah salah satu penyakit paling menakutkan dalam sejarah umat manusia. Penyakit ini bukan hanya menyebabkan demam tinggi dan ruam bernanah, tetapi juga meninggalkan bekas luka permanen, kebutaan, bahkan kematian dalam jumlah besar.
Cacar disebabkan oleh virus Variola, virus yang selama ribuan tahun membentuk sejarah manusia—mengubah jalannya perang, menjatuhkan kerajaan, dan memengaruhi kepercayaan budaya di berbagai negara.
Menurut catatan sejarah, cacar telah membunuh ratusan juta manusia sebelum akhirnya dinyatakan musnah secara global pada abad ke-20.
Sejarah Panjang Cacar: Jejaknya Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu
Bukti tertua tentang penyakit cacar ditemukan pada mumi Firaun Ramses V di Mesir (sekitar 1157 SM), yang menunjukkan bekas ruam khas pada kulitnya. Ini menandakan bahwa cacar telah ada dan menyebar sejak peradaban kuno.
Sepanjang sejarah:
- Di Eropa, cacar menewaskan jutaan orang pada abad ke-17 dan 18
- Di Asia, wabah cacar berulang menyebabkan angka kematian anak sangat tinggi
- Di Amerika, cacar menjadi senjata biologis tidak langsung saat penjajahan
Penduduk asli Amerika yang belum pernah terpapar virus ini mengalami kehancuran populasi besar-besaran setelah kontak dengan bangsa Eropa.
Mitos dan Kepercayaan Tradisional tentang Cacar

Karena sifatnya yang mematikan dan misterius, cacar sering dikaitkan dengan mitos dan kepercayaan supranatural.
🔮 Di India
Cacar dipercaya sebagai manifestasi Dewi Shitala, dewi penyakit dan penyembuhan. Masyarakat percaya bahwa penderita cacar tidak boleh dimandikan atau diganggu agar sang dewi tidak murka.
🔮 Di Tiongkok Kuno
Cacar dianggap sebagai “ujian roh”. Anak yang terkena cacar sering dijauhkan dari orang luar dan dirawat dengan ramuan tradisional.
🔮 Di Eropa
Cacar dianggap sebagai hukuman Tuhan. Banyak keluarga menerima penyakit ini sebagai takdir, bukan sesuatu yang bisa dicegah.
Kepercayaan ini membuat pencegahan medis sulit diterapkan pada masa itu.
Penanganan Cacar yang Unik di Berbagai Negara
![]()
Sebelum vaksin modern, beberapa negara memiliki pendekatan unik dan berani untuk melawan cacar.
🇨🇳 Tiongkok: Variolasi
Sejak abad ke-10, masyarakat Tiongkok melakukan variolasi, yaitu memasukkan serbuk dari keropeng cacar ke hidung orang sehat untuk memicu kekebalan ringan.
🇮🇳 India: Inokulasi Kulit
Metode serupa dilakukan dengan menggores kulit dan memasukkan materi dari penderita cacar ringan.
🇬🇧 Inggris: Awal Vaksinasi
Pada tahun 1796, Edward Jenner menemukan bahwa infeksi cacar sapi (cowpox) dapat melindungi manusia dari cacar. Inilah awal dari vaksinasi modern.
Kata vaksin sendiri berasal dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi.
Cacar sebagai Penyakit Pertama yang Dimusnahkan Dunia


Keberhasilan terbesar dunia medis adalah saat cacar dinyatakan musnah secara global pada tahun 1980 oleh World Health Organization.
Keberhasilan ini dicapai melalui:
- Program vaksinasi massal global
- Surveilans ketat
- Pelacakan kasus agresif
- Kerja sama lintas negara
Cacar menjadi satu-satunya penyakit infeksi manusia yang benar-benar berhasil diberantas dari muka bumi.
🔗 Referensi WHO:
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/smallpox
Mengapa Cacar Sangat Mematikan?
Cacar memiliki tingkat kematian hingga 30%, bahkan lebih tinggi pada bayi dan anak-anak. Penyakit ini juga sering meninggalkan:
- Bekas luka permanen di wajah
- Kebutaan
- Kerusakan organ
- Trauma psikologis
Tidak seperti banyak penyakit lain, cacar tidak memiliki fase tanpa gejala yang panjang, sehingga wabah sering terjadi secara eksplosif.
Apakah Cacar Bisa Muncul Kembali?
Secara alami, cacar sudah tidak ada lagi. Namun, virus Variola masih disimpan di laboratorium berkeamanan tinggi untuk kepentingan penelitian.
Karena itu, cacar masih dikategorikan sebagai:
- Ancaman biologis potensial
- Penyakit dengan risiko keamanan global
Inilah alasan mengapa sejarah cacar tetap relevan hingga hari ini.
Pelajaran Besar dari Sejarah Cacar
Cacar mengajarkan dunia bahwa:
- Penyakit mematikan bisa dikalahkan
- Edukasi publik sangat penting
- Kepercayaan tradisional perlu dipadukan dengan sains
- Kerja sama global menyelamatkan jutaan nyawa
Tanpa keberhasilan mengatasi cacar, dunia mungkin tidak siap menghadapi pandemi modern.
Cacar bukan sekadar penyakit kulit bersejarah, melainkan simbol perjuangan umat manusia melawan wabah mematikan. Dari mitos kuno, pengobatan tradisional, hingga vaksinasi global, perjalanan cacar adalah cerita tentang ketakutan, ilmu pengetahuan, dan kemenangan medis terbesar dalam sejarah.
Memahami sejarah cacar membantu kita lebih menghargai pentingnya vaksinasi dan kesiapsiagaan menghadapi penyakit menular di masa depan.

Write Reviews
Leave a Comment
No Comments & Reviews